Kisah Pemudik Riau Rela Jalan Kaki ke Surabaya demi Temui Ibu yang Sakit

Wait 5 sec.

Arifin, pemudik dari Riau jalan kaki ke Surabaya demi bertemu ibu yang sakit. Foto: Dok. Polres KarawangLangkah Arifin tampak tertunduk saat menyusuri jalur Pantura di wilayah Karawang, Jawa Barat. Tas sederhana yang menggantung di pundaknya terlihat berat, seolah sebanding dengan perjalanan panjang yang telah ia tempuh.Pria asal Kepulauan Riau itu nekat berjalan kaki demi pulang ke Surabaya. Tujuannya hanya satu, yakni ingin segera bertemu ibunya yang sedang sakit.Kisah Arifin diungkap oleh Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan. Ia mengatakan, Arifin ditemukan oleh petugas yang berjaga di pos pengamanan dalam kondisi kelelahan di pinggir jalan."Petugas melihatnya dengan kondisi kelelahan di pinggir jalan," kata Wildan, Kamis (19/3).Arifin, pemudik dari Riau jalan kaki ke Surabaya demi bertemu ibu yang sakit. Foto: Dok. Polres KarawangArifin memulai perjalanannya dari Riau, sempat singgah ke Medan, lalu melanjutkan ke Jakarta. Namun, setibanya di ibu kota, ia kehabisan uang."Ia sempat menumpang kendaraan hingga Bekasi. Setelah itu, Arifin tak punya pilihan selain melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki," katanya."Saudara kita ini rupanya tidak memiliki ongkos sama sekali. Ia sudah berjalan kaki cukup jauh dari Bekasi hingga memasuki wilayah Karawang," tutur Wildan.Setelah mendengar cerita tersebut, petugas langsung memberikan bantuan. Arifin dibawa untuk beristirahat, kemudian diantarkan ke terminal bus. Ia juga difasilitasi tiket menuju Surabaya serta diberi uang saku untuk perjalanan."Kami sudah titipkan yang bersangkutan kepada kru PO Bus agar dipastikan sampai ke tujuan dengan aman. Ini adalah bentuk pelayanan prima dan sisi kemanusiaan Polri dalam Operasi Ketupat, agar semua masyarakat bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga," jelasnya.Arifin, pemudik dari Riau jalan kaki ke Surabaya demi bertemu ibu yang sakit. Foto: Dok. Polres KarawangDi tengah perjalanan sebelum naik bus rute Surabaya, Arifin tampak semringah. Ia merasa bersyukur karena akhirnya bisa melanjutkan perjalanan dengan lebih aman."Saya ini mau jenguk ibu saya di Surabaya. Kebetulan saya tidak ada apa-apa, duit.. jadi saya berjalan kaki," tuturnya dalam video yang diterima kumparan.Mengetahui dirinya akan difasilitasi transportasi menuju Surabaya, Arifin kembali menunjukkan raut bahagia."Makasih Pak, terima kasih Bapak," ucap Arifin.