Foto: Aksi 'Anak Koin' di Pelabuhan Merak

Wait 5 sec.

Sejumlah warga terlihat mencari koin di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (18/3), menjelang keberangkatan kapal. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanAktivitas tersebut dilakukan oleh kelompok yang dikenal sebagai “anak koin”, yakni para pencari uang yang menyelam untuk mengambil koin yang dilemparkan penumpang ke laut. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanIstilah “anak koin” merujuk pada kebiasaan mereka mengumpulkan uang logam dari dasar perairan pelabuhan. Aksi ini kerap menarik perhatian penumpang kapal yang melintas, bahkan tidak sedikit yang sengaja melemparkan koin ke laut. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanNamun, kegiatan tersebut dinilai berbahaya dan melanggar aturan. Para pencari koin harus menyelam di area pelabuhan yang padat aktivitas kapal, sehingga berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanPT ASDP menyatakan bahwa aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat mengganggu operasional pelabuhan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparanSejumlah warga terlihat mencari koin di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (18/3), menjelang keberangkatan kapal. Aktivitas tersebut dilakukan oleh kelompok yang dikenal sebagai “anak koin”, yakni para pencari uang yang menyelam untuk mengambil koin yang dilemparkan penumpang ke laut.Istilah “anak koin” merujuk pada kebiasaan mereka mengumpulkan uang logam dari dasar perairan pelabuhan. Aksi ini kerap menarik perhatian penumpang kapal yang melintas, bahkan tidak sedikit yang sengaja melemparkan koin ke laut.Namun, kegiatan tersebut dinilai berbahaya dan melanggar aturan. Para pencari koin harus menyelam di area pelabuhan yang padat aktivitas kapal, sehingga berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa.PT ASDP menyatakan bahwa aktivitas tersebut tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga dapat mengganggu operasional pelabuhan.Warga terlihat mencari koin di perairan sekitar Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Rabu (18/3/2025), menjelang keberangkatan kapal. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan