Konferensi pers peluncuran trailer dan poster Na Willa di XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanAktris Irma Novita bermain dalam film drama keluarga Na Willa garapan sutradara Ryan Adriandhy sebagai karakter Mak. Karakter tersebut digambarkan sebagai ibu dari tokoh utama, Na Willa, seorang anak perempuan berusia enam tahun yang ceria dan pemberani.Memerankan sosok ibu membuat Irma teringat pada pola asuh yang ia terima dari orang tuanya dulu. Ia menilai film Na Willa menggambarkan suasana hangat sebuah keluarga.“Orang tuaku mendidik aku dengan pola asuh otoriter yang agak kaku, sementara di film ini aku memainkan ibu dengan pola asuh yang berbeda. Jadi aku merasakan hangatnya keluarga yang bisa berkomunikasi dengan baik,” ujar Irma Novita saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3).Irma Novita saat media junket Na Willa di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanDari pengalaman tersebut, Irma juga melihat perbedaan sekaligus belajar tentang pola asuh anak.“Pola asuh orang tuaku dulu di zamanku itu kurang mendengarkan anak. Jadi aku belajar bahwa menjadi anak yang tidak didengar itu rasanya tidak enak. Di karakter ‘Mak’ ini beda 180 derajat dari orang tuaku,” tuturnya.Ia pun merasa karakter Mak sangat menyentuh karena tetap memiliki aturan, tetapi memberi ruang bagi anak untuk berkembang.“Jadi aku merasa karakter ‘Mak’ ini sangat menyentuh. Dia punya aturannya, tapi masih mau memberikan ruang pada Na Willa untuk terus belajar, bertanya, dan mengembangkan dunia imajinasinya,” tambahnya.Irma Novita saat media junket Na Willa di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanPengalaman itu juga membuat Irma belajar hal baru sebagai orang tua dan mulai menerapkannya kepada anaknya di rumah.“Setelah main film ini aku belajar untuk lebih sabar. Yang paling penting juga belajar minta maaf. Kita sebagai orang tua kadang merasa sudah benar dengan apa yang kita terapkan, padahal itu bisa saja menyakiti hati anak,” katanya.Selain itu, Irma mengaku karakter Na Willa mengingatkannya pada anaknya di rumah. Menurutnya, sifat sang anak cukup mirip dengan karakter tersebut, sehingga ia cepat akrab dengan Luisa Adreena, pemeran Na Willa.“Anak aku sangat mirip dengan Na Willa. Aktifnya, tidak bisa diamnya, itu persis banget. Jadi aku melihat Na Willa seperti anakku juga. Makanya saat bicara dengan Luisa rasanya seperti bicara dengan anak sendiri,” jelasnya.Media junket Na Willa di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanFilm Na Willa sendiri merupakan film keluarga Indonesia yang berlatar Surabaya pada era 1960-an. Film ini mengisahkan masa kecil, persahabatan, dan imajinasi seorang gadis enam tahun bernama Willa yang dunianya berubah ketika teman-temannya mulai bersekolah.Film ini disutradarai dan ditulis oleh Ryan Adriandhy, yang sebelumnya sukses lewat film Jumbo. Na Willa juga menjadi debut film live-action Ryan yang diadaptasi dari buku karya Reda Gaudiamo. Film tersebut sudah bisa disaksikan di bioskop sejak 18 Maret 2026.