Harapan Mereka yang Hadir Halal Bihalal di Balai Kota Jakarta

Wait 5 sec.

Suasana halalbihalal dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Pendopo Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanPara warga tampak berdatangan ke Pendopo Balai Kota Jakarta untuk menghadiri open house yang digelar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Sabtu (21/3). Agenda ini berlangsung pukul 13.14-14.02 WIB.Kegiatan itu dihadiri oleh masyarakat dari berbagai latar belakang. Mulai dari anggota PPSU hingga kelompok peduli stroke, Kawan Stroke Indonesia (KASI).Mereka berbondong-bondong ikut mengantre untuk bersalaman maupun berfoto dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakilnya, Rano Karno. Salah satu petugas PPSU tersebut, Sugana (47) menyebutkan ada sekitar 20 petugas yang datang untuk halal bihalal."Ya, kurang lebih 20 personel," kata Sugana saat ditemui kumparan.Kata Sugana, mereka memang merencanakan bersama untuk datang menemui Gubernur dan Wakil Gubernur. Sugana mengaku merasa senang dapat langsung bersilaturahmi."Sangat-sangat apa ya, senang, ketemu, Bapak. Bisa silaturahmi langsung," ungkap Sugana.Ia pun menerangkan sempat berinteraksi singkat saat bersalaman. Katanya, Rano Karno sempat memuji mereka."Hebat (katanya). Ya kemungkinan dilihat dari kinerja mungkin bisa ya, kemungkinan dari nilai Bapak mungkin hebat," ucap Sugana.Kawan Stroke Indonesia (KASI) di Pendopo Balai Kota Jakarta, Sabtu (21/3/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparanHarapan Para Penderita StrokeDalam halal bihalal itu juga terdapat harapan dari mereka yang hadir untuk kota Jakarta. KASI yang hadir sebanyak 14 orang mengatakan berharap Pemprov DKI Jakarta dapat memperhatikan para penderita stroke."Cuma jabat salaman saja. Tapi dari hati saya, saya berharap Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur ini sehat-sehat untuk memikirkan warganya seluruh DKI maupun Indonesia, terutama untuk kami-kami ini yang penderita stroke," tutur salah satu anggota KASI, Gunawan (63).Menurut Gunawan, perhatian pemerintah terhadap penderita stroke sangatlah penting. Sebab, katanya, banyak pengidapnya yang memiliki kondisi ekonomi lemah."Para penderita stroke ini banyak yang berasal dari golongan ekonomi lemah yang perlu sangat banyak dibantu," ungkap Gunawan.Gunawan menyebutkan alasan datang berbondong-bondong ke agenda halal bihalal. Katanya ini adalah momentum untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah."Kenapa hari pertama Lebaran karena ini adalah sebuah momentum yang sangat tepat untuk mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah terutama untuk para penderita stroke yang makin hari makin banyak," tutur Gunawan.Karena hanya berjabat tangan, Gunawan mengharapkan berikutnya ada agenda pertemuan khusus antara pemerintah dengan para pengidap stroke. Hal itu guna menyampaikan banyak harapan dari mereka."Tadi waktunya sangat sedikit, kami berharap nanti ada waktu di mana kami bisa diterima dengan lebih baik dan mempunyai waktu yang cukup untuk menyampaikan apa harapan-harapan dari para penyintas stroke," kata Gunawan.