Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca ditemui usai melaksanakan salat Idul Fitri 1447 H di Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparanPasangan Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang sangat istimewa. Melalui Masjid Salim Kamil yang mereka kelola, mereka menggelar Salat Id berjamaah di sebuah lapangan mini soccer Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (21/3).Ibadah yang dipersiapkan dalam waktu singkat tersebut berjalan sukses dan dihadiri oleh ratusan jemaah.Zaskia Adya Mecca mengaku bahagia karena bisa merasakan suasana kekeluargaan yang sangat kental, mirip dengan suasana di Yogyakarta."Alhamdulillah happy ya. Bahagia banget karena baru merasa warga tuh kayak di Jogja enggak sih rasanya? Selama aku tinggal di Jakarta hampir 40 tahun, baru sekali ini aku ngerasain semenjak ada masjid, aku sama warga tuh jadi deket banget. Silaturahmi kita jadi bagus banget," ujar Zaskia ditemui usai ibadah.Hanung bahkan mengaku terkejut dengan antusiasme warga yang mau turun tangan membantu."Betul, padahal kami belum resmi menjadi warga di sini. Belum pindah, tapi dari sini kami jadi pengin cepat-cepat pindah," tambah Hanung.Keputusan menggelar Salat Id di lapangan terbuka memiliki alasan tersendiri. Hanung menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari sunnah sekaligus menampung jemaah dalam jumlah besar."Sunnahnya di lapangan. Masjid itu kan tempatnya terbatas, sebesar-besarnya masjid, paling besar kan memang lapangan. Jadi soal kapasitas itu satu, yang kedua adalah untuk menunjukkan di hadapan semua orang bahwa Islam itu kompak," jelas sang sutradara.Persiapan MendadakPersiapan acara ini diakui Zaskia sangat mendadak, hanya tiga hari. Ia merasa segala kemudahan yang didapat adalah bentuk bantuan dari Tuhan."Persiapannya hanya tiga hari. Terus tim intinya cuma berempat, cuma aku, Mas Hanung, ada Suni, sama kakak aku, Kak Tasyi. Jadi ini Allah yang bantu. Bahkan ada relawan tiga orang yang enggak aku kenal, mereka datang pengin bantu dan nginep di masjid sampai Salat Id," kenang Zaskia.Pihak RT dan pengurus masjid sekitar juga memberikan izin penuh untuk kegiatan ini. Hanung menyebut bahwa acara ini bertujuan berbagi kapasitas jemaah agar tidak meluber ke jalan raya."Dapat support dari Pak RT, terus kemudian dari takmir Masjid Al-Ikhsan juga memberikan izin karena memang sebetulnya warga semuanya itu salat di sana. Tapi karena itu masjid, ya, jadi kadang meluber sampai ke luar, makanya kita berbagi jemaah," ujar Hanung.Syakir Daulay Jadi ImamDalam Salat Id lagi ini, Syakir Daulay bertugas sebagai Imam. Zaskia memilih Syakir karena ia merupakan warga setempat yang memiliki bacaan salat yang indah."Aku pengin acara salat ini dimiliki, dibuat, dan dihadiri oleh warga setempat. Jadi ya kami libatkan dia (Syakir) jadi imam karena ya dia warga sini, dia lebih lama dari kita. Ketemu di mal, ngobrol, dia lagi iktikaf di sini kita minta jadi imam karena bacaannya bagus," tutur Zaskia.Warga sekitar pun meminta agar kegiatan salat bersama ini kembali diadakan pada Idul Adha mendatang. Hanung dan Zaskia menyambut baik amanah tersebut."Kami enggak pernah membayangkan akan menjadi penyelenggara Salat Id. Ini kaget dan surprise banget tapi tadi warga sudah bilang 'Salat Idul Adha kita harus adain lagi ya'. Sekali memulai kayaknya akan berlanjut terus Insya Allah," pungkas Hanung.