Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri pertemuan puncak NATO di Den Haag, Belanda, Rabu (25/6/2025). Foto: Toby Melville/REUTERSPresiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melontarkan kritik keras terhadap negara-negara anggota NATO yang dinilai tidak memberikan dukungan dalam perang melawan Iran. Ia bahkan menyebutnya sebagai 'pengecut'. Dalam unggahan di media sosial, Trump menegaskan peran dominan AS dalam aliansi militer tersebut. "Tanpa Amerika Serikat, NATO HANYA HARIMAU KERTAS!" tulis Trump, dikutip dari Reuter, Sabtu (21/3). Trump juga menyoroti keengganan negara-negara NATO untuk ikut serta dalam upaya militer mengamankan pengiriman melalui Selat Hormuz yang dikuasai Iran. "Sekarang setelah pertempuran itu secara militer dimenangkan, dengan sangat sedikit risiko bagi mereka, mereka mengeluh tentang harga minyak tinggi yang harus mereka bayar, tetapi tidak mau membantu membuka Selat Hormuz, sebuah manuver militer sederhana yang menjadi satu-satunya alasan harga minyak tinggi. Sangat mudah bagi mereka untuk melakukannya, dengan risiko yang sangat kecil," tulis Trump. Ilustrasi NATO. Foto: M-SUR/Shutterstock"PENGECUT, dan kami akan MENGINGAT!" lanjutnya. Meski demikian, sejumlah negara sekutu seperti Jerman, Inggris, Prancis, Italia, Belanda, Jepang, dan Kanada sebelumnya telah menyatakan siap bergabung dalam upaya untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz.Namun, Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa dukungan tersebut bergantung pada penghentian konflik terlebih dahulu.Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan pendekatan terbaik saat ini adalah mendorong deeskalasi dan penegakan hukum internasional."Saya tidak mendengar siapa pun di sini menyatakan keinginan untuk masuk ke dalam konflik ini, justru sebaliknya," ujar Macron.