Para demonstran terlihat membawa spanduk yang menentang perang di Iran saat mengikuti pawai International Women’s Day di taman Boston Common, Boston, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, pada Minggu (8/3). Foto: Joseph Prezioso / AFPAksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Perempuan Internasional yang diikuti ratusan peserta. Foto: Joseph Prezioso / AFPAksi di Boston ini mencerminkan meluasnya kekhawatiran publik terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah. Foto: Joseph Prezioso / AFPSejumlah kelompok aktivis menilai perang tersebut berpotensi memicu konflik berkepanjangan serta menimbulkan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang luas. Foto: Joseph Prezioso / AFPPara demonstran terlihat membawa spanduk yang menentang perang di Iran saat mengikuti pawai International Women’s Day di taman Boston Common, Boston, negara bagian Massachusetts, Amerika Serikat, pada Minggu (8/3).Aksi di Boston tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Perempuan Internasional yang diikuti ratusan peserta.Kekhawatiran publik terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah. Sejumlah kelompok aktivis menilai perang tersebut berpotensi memicu konflik berkepanjangan serta menimbulkan dampak kemanusiaan dan ekonomi yang luas.Para demonstran memegang spanduk bertuliskan "Tidak untuk Perang" dan "Tidak Ada Raja" selama pawai Hari Perempuan Internasional menentang fasisme di Boston pada 8 Maret 2026. Foto: Joseph Prezioso / AFP