Ilustrasi Pesawat Garuda Indonesia. Foto: Darryl Ramadhan/kumparanLembaga konsultan dan pemeringkat penerbangan internasional yang berbasis di London, Inggris, Skytrax, menurunkan peringkat Garuda Indonesia menjadi maskapai bintang 4 dalam hal produk di dalam pesawat dan layanan stafnya.Dikutip dari situs resminya, peringkat tersebut mencakup tempat duduk, fasilitas makanan dan minuman, In-Flight Entertainment, hingga kebersihan. Sedangkan peringkat layanan mencakup staf kabin dan staf darat.Menanggapi hal tersebut, Garuda Indonesia menyiapkan sejumlah strategi yang akan di jalankan ke depan. Salah satunya adalah dengan perbaikan tata kelola layanan, serta peningkatan kualitas pengalaman perjalanan bagi penumpang. Garuda Indonesia Kebaya Pertiwi Special Flight Foto: Dok. Garuda Indonesia"Sejalan dengan dinamika industri penerbangan global, termasuk adanya pembaruan klasifikasi rating layanan yang dirilis oleh lembaga pemeringkatan maskapai internasional, Skytrax, Garuda Indonesia memahami hal tersebut sebagai bagian dari refleksi atas fase transformasi yang tengah dijalankan perusahaan. Hal ini yang pada tahun 2026 kami akan perkuat melalui berbagai inisiatif penguatan landasan aspek layanan," ungkap pihak maskapai seperti dikutip dari keterangan resminya Senin (9/3).Adapun dalam beberapa tahun terakhir, Garuda Indonesia berfokus pada pemulihan, serta penguatan dan penyehatan fundamental kinerja perusahaan utamanya pada aspek keuangan dan keberlanjutan usaha. Proses tersebut secara bertahap turut menghadirkan berbagai langkah improvement pada sejumlah aspek layanan dan operasional sebagai bagian dari konsolidasi menuju fondasi kinerja usaha yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan.Ilustrasi penumpang menggunakan layanan Sky Priority di bandara Foto: Dok. Garuda IndonesiaGaruda Indonesia saat ini tengah menjalankan berbagai pembenahan mendasar melalui penyusunan roadmap peningkatan layanan secara menyeluruh, yang mencakup perbaikan dan penyegaran terhadap sejumlah touch points perjalanan penumpang.Peningkatan Kualitas Layanan PenerbanganPesawat Garuda Indonesia. Foto: Markus Mainka/ShutterstockLangkah tersebut meliputi peningkatan kualitas layanan kabin dan pengalaman penerbangan, penyegaran layanan ground service di bandara, lounge revamp, pengembangan layanan digital dan inflight service, hingga penyempurnaan berbagai elemen layanan yang dioptimalkan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih konsisten, nyaman, dan bernilai tambah bagi penumpang.Seluruh pengembangan tersebut akan tetap mengacu melalui pendekatan 5 senses experience khas Garuda Indonesia yang mencakup aspek sight, sound, scent, taste, dan touch.