Asap mengepul pada hari kedua dari depot minyak Shahran, barat laut Teheran, Iran, Senin (16/6/2025). Foto: Atta Kenare/AFPIsrael melancarkan serangan udara ke Iran khususnya ke daerah sekitar Teheran, Iran. Serangan tersebut salah satunya menargetkan depot minyak Shahran yang berada di pinggiran utara kota Teheran pada Sabtu (7/3) malam waktu setempat. Serangan tersebut mengakibatkan kebakaran hebat yang melanda depot minyak Shahran. "Militer Israel mengaku telah menyerang fasilitas penyimpanan bahan bakar serta sejumlah lokasi terkait yang diduga berafiliasi dengan militer Iran," tulis Aljazeera, Minggu (8/3). Alasan Israel melakukan serangan ke depot minyak Shahran karena mereka menduga fasilitas penyimpanan bahan bakar tersebut berafiliasi dengan angkatan bersenjata Iran.Sebelum serangan ke fasilitas minyak Shahran di Iran, konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel juga sudah membuat operasional kilang minyak Ras Tanura di Arab Saudi terhenti akibat serangan drone Senin (2/3).Ras Tanura merupakan salah satu kilang terbesar di Arab Saudi yang memiliki kapasitas pengolahan hingga 550.000 barel minyak mentah per hari. Lokasinya di pesisir Teluk Persia, dekat dengan kota industri Jubail di bagian timur Arab Saudi.Asap dan api membubung dari lokasi serangan udara di wilayah pusat ibu kota Iran, Teheran, pada Jumat (6/3/2026). Foto: Atta Kenare/AFPArab Saudi baru-baru ini juga menggagalkan serangan drone yang menargetkan ladang minyak Shaybah. Otoritas Arab Saudi mencegat empat drone yang mengarah ke fasilitas minyak Shaybah. Ladang minyak ini memiliki kapasitas produksi sekitar 1 juta barel minyak mentah per hari.Fasilitas lainnya adalah LNG Qatar di Ras Laffan milik QatarEnergy. Serangan drone membuat produksi kilang gas alam terbesar di negara tersebut terpaksa disetop sementara yang membuat pasokan di dunia terganggu.