Pupuk Indonesia Pastikan Konflik AS-Israel vs Iran Tak Ganggu Pasokan Pupuk RI

Wait 5 sec.

Pekerja mengoperasikan alat berat menata pupuk di gudang penyimpanan pupuk Distribution Center, Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/1/2025). Foto: Yudi Manar/Antara FotoPT Pupuk Indonesia (Persero) buka suara soal dampak konflik Iran-Israel yang melibatkan Amerika Serikat (AS) terhadap produksi dan ketersediaan pupuk di dalam negeri.Sekretaris Perusahaan Pupuk Indonesia, Yehezkiel Adiperwira mengatakan pasokan pupuk nasional tetap terjaga meskipun ada gejolak geopolitik yang terjadi di kawasan Timur Tengah.“Di tengah dinamika geopolitik yang terjadi, kami memastikan pasokan pupuk nasional tetap aman sehingga petani dapat terus menanam, tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan pupuk," kata Yehezkiel dalam keterangannya, Minggu (8/3).Kapasitas produksi Pupuk Indonesia Grup saat ini mencapai 14,5 juta ton per tahun untuk berbagai jenis pupuk. Khusus pupuk urea, kapasitas produksi Pupuk Indonesia mampu memenuhi seluruh kebutuhan di dalam negeri.Secara fundamental, produksi urea nasional juga relatif mandiri karena bahan baku utamanya berupa gas bumi dipasok dari dalam negeri. Pasokan dan harga gas tersebut telah diatur oleh pemerintah.Dengan demikian, meski terjadi eskalasi konflik di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur distribusi penting urea global, kondisi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pasokan pupuk urea di Indonesia.Pekerja memindahkan pupuk dari truk ke kapal untuk didistribusikan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (3/2/2026). Foto: Budi Candra Setya/ANTARA FOTO"Pupuk Indonesia merupakan produsen urea terbesar di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara. Dengan kapasitas produksi yang kuat tersebut, kami memiliki kemampuan untuk menjaga pasokan pupuk tetap optimal bagi petani Indonesia," jelasnya.Yehezkiel mengakui ada beberapa bahan baku pupuk yang masih diimpor, seperti fosfat (P) dan kalium (K) yang menjadi komponen penting dalam produksi pupuk NPK.Saat ini untuk produksi pupuk NPK, Pupuk Indonesia memperoleh pasokan fosfat (P) dari negara-negara di kawasan Afrika Utara, seperti Maroko, Tunisia, dan Aljazair. Sementara itu, pasokan kalium (K) diperoleh dari Kanada dan Laos.Kedua sumber pasokan tersebut berada di luaApi berkobar dan asap mengepul dari Depot Minyak Aqdasiyeh setelah dilaporkan terkena serangan di Teheran, Iran, Minggu (8/3/2026). Foto: Media Sosial/via REUTERSr wilayah konflik Timur Tengah. Dengan demikian, Yehezkiel memastikan risiko gangguan pasokan dapat diminimalkan.Meskipun ada bahan baku pupuk lainnya yang berpotensi terdampak langsung oleh eskalasi konflik di Timur Tengah adalah sulfur (S) yang berasal dari Uni Emirat Arab, Qatar dan Kuwait. Namun Yehezkiel menyebutmsn sumber pasokan sulfur (5) bagi Pupuk Indonesia juga tersedia dari negara lain, seperti Kanada, sehingga risiko gangguan pasokan dapat diantisipasi.Pupuk Indonesia juga melakukan diversifikasi sumber bahan baku sekaligus memperkuat manajemen stok. Perusahaan memastikan ketersediaan bahan baku utama seperti fosfat, kalium, dan sulfur berada pada level yang mencukupi untuk mendukung kelangsungan produksi.Penguatan manajemen stok tersebut juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan biaya logistik seiring meningkatnya harga minyak dunia.Dengan dukungan kapasitas produksi yang kuat, diversifikasi sumber bahan baku, serta pengelolaan stok yang terjaga, Pupuk Indonesia optimistis dapat menjaga stabilitas pasokan pupuk nasional. "Fokus utama kami tetap memastikan kebutuhan pupuk dalam negeri terpenuhi dengan optimal," tutup Yehezkiel.