Ilustrasi tanda toilet. Foto: Shutter StockSeorang mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) berinisial LK tertangkap basah saat merekam seorang dosen perempuan di toilet. Korban pun melaporkan pelaku ke Polda Banten."Pelapor diketahui berinisial LK yang berprofesi sebagai dosen. Laporan telah diterima Polda Banten pada Kamis, 2 April," kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Marulia Ahiles Hutapea dalam keterangannya, Jumat (3/4).Marulia menuturkan, sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut akan dimintai keterangan untuk mengumpulkan barang bukti agar kasus tersebut bisa terungkap secara terang benderang."Laporan ini akan kami tindak lanjuti dengan melakukan proses penyelidikan. Kami akan memanggil para pihak yang mengetahui kejadian ini untuk dimintai keterangan, sehingga penanganan perkara bisa berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai hukum yang berlaku," terangnya.Respons UntirtaSub Koordinator Humas dan Protokol Untirta, Adhitya Angga Pratama, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah menerima laporan korban dan langsung melakukan penanganan."Korban sudah melapor ke Satgas PPKS dan mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun pendampingan untuk pelaporan ke kepolisian," ujar Adhitya.Ia mengaku, sampai saat ini pihaknya baru menerima laporan dari satu korban dan masih melakukan pengembangan karena dikhawatirkan masih ada korban lainnya."Untuk pelaku, saat ini semuanya sudah ditangani oleh Satgas PPKS Untirta," ujarnya.Kesaksian Presiden Mahasiswa UntirtaPresiden Mahasiswa Untirta, Muhammad Ridham, mengatakan perbuatan pelaku diketahui langsung oleh korban saat sedang merekam dari sela-sela toilet kampus dan korban menangkap tangan pelaku."Korban melihat langsung, lalu mencegat dan mengamankan pelaku," kata Ridham.Ridham mengatakan, saat itu pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga korban berteriak dan membuat mahasiswa lain serta sekuriti kampus berdatangan dan langsung mengamankan pelaku.Saat itu, pelaku sempat mengaku bukan mahasiswa. Namun setelah dicek isi ponsel pelaku, ditemukan video rekaman para korban saat berada di toilet."Setelah dibuka, di dalam ponsel pelaku terdapat banyak dokumen dan video yang mirip dengan kejadian tersebut," ucapnya.