Bulog Targetkan Serap 4 Juta Ton Gabah pada 2026

Wait 5 sec.

BorneoFlash.com, JAKARTA - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menargetkan penyerapan gabah dan beras petani mencapai 4 juta ton pada 2026. Ia mengandalkan kolaborasi dengan Bapanas, pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat.Ia menyampaikan hal itu saat mengikuti panen raya musim tanam pertama 2026 di Desa Baderan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan seluruh pihak harus mewujudkan target sesuai arahan Presiden.Sementara itu, Bulog mencatat stok cadangan beras per 3 April 2026 mencapai 4,4 juta ton. Capaian ini memperkuat langkah pemerintah untuk mewujudkan swasembada pangan pada 2026.Selain itu, Ahmad Rizal memastikan petani menerima harga gabah sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Bahkan, ia menyebut harga di Ngawi berada di atas HPP sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani.Ia pun optimistis target penyerapan dapat tercapai melalui kerja sama yang solid antara pemerintah, TNI/Polri, petani, dan pelaku usaha penggilingan beras.Menurutnya, capaian ini tidak hanya memperkuat cadangan beras pemerintah, tetapi juga menjaga keberlanjutan produksi serta pendapatan petani.Dalam kegiatan ini, Ahmad Rizal hadir bersama jajaran Bulog, Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Forkopimda, OPD, dan para petani. (*)