Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, saat memberikan keterangan usai agenda buka puasa bersama Jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Kantor Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Kamis (26/2). Foto: Jeni Ritanti/kumparanPemprov DKI Jakarta memberikan sederet kemudahan bagi warga yang tetap berada di Jakarta selama Idul Fitri 2026. Mereka akan menggratiskan transportasi umum, hingga memberi diskon bagi mal dan hotel selama pekan libur tersebut.Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, program tersebut termasuk ke dalam rangkaian Jakarta Ramadan Festival 2026."Dan pada saat Idul Fitri kami akan menggratiskan transportasi yang ada di Jakarta," kata Pramono di Bundaran HI saat meresmikan Jakarta Ramadan Festival, Jumat (27/2).Adapun Pramono mengatakan, program tersebut mengusung tema 'Mudik ke Jakarta' dan akan berlangsung hingga 31 Maret 2026 seiring rangkaian Jakarta Ramadan Festival."Acara ini diadakan mulai hari ini sampai dengan tanggal 31 Maret. Yang paling utama adalah temanya 'Mudik ke Jakarta'," kata Pramono.Umat Islam melaksanakan Shalat Id di peron Stasiun KA Kampung Bandan, Jakarta, Senin (31/3/2025). Foto: Ferlian Septa Wahyusa/ANTARA FOTOUmat Islam bersiap menunaikan Shalat Idul Fitri 1446 H di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta, Senin (31/3/2025). Foto: Fauzan/ANTARA FOTOPramono mengatakan, program tersebut bertujuan agar masyarakat tetap beraktivitas di Jakarta selama Idul Fitri 2026.Pramono juga mengatakan Pemprov DKI akan memberikan kemudahan serta insentif pajak untuk pelaku usaha."Karena kami akan memberikan kemudahan, insentif pajak bagi pusat-pusat perbelanjaan, hotel, dan sebagainya, agar mereka kemudian bisa memberikan diskon yang signifikan. Bahkan nanti pada puncaknya saya yakin diskonnya bisa 70 persen," ujarnya.Ia menjelaskan hal tersebut dilakukan agar warga tidak perlu meninggalkan Jakarta dan bepergian ke luar kota atau luar negeri pada saat lebaran."Kenapa kami lakukan? Sekali lagi untuk menarik bahwa daripada macet-macet atau belanja-belanja ke luar negeri dan sebagainya, lebih baik tetap tinggal di Jakarta," ujarnya.