Ilustrasi barang bukti narkoba. Foto: kumparanTewasnya gembong narkoba kelas kakap asal Meksiko, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias "El Mencho", dalam serangan militer pada Minggu (22/2) memicu gejolak keamanan di Meksiko.Situasi ini diprediksi akan memengaruhi dinamika suplai narkotika global, termasuk ke pasar Indonesia. Kepala BNN RI, Komjen Suyudi, menjelaskan bahwa konflik internal kartel di Meksiko sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap rantai pasok narkotika."Dengan seputar konflik kartel narkoba yang sedang terjadi di Meksiko, situasi tersebut sedikit banyak berpengaruh terhadap rantai pasok narkotika di Indonesia," ujar Suyudi kepada wartawan, Selasa (24/2).Namun, ia menekankan bahwa para bandar akan selalu mencari celah untuk tetap memasok barang haram tersebut.“Para bandar di Indonesia rantai pasoknya akan tetap mencari alternatif yang paling ekonomis dan aman untuk mencoba menyuplai narkotika menuju pasar Indonesia,” ujarnyaSuyudi menjelaskan jaringan internasional seperti Golden Triangle, Gilden Crescent, dan Golden Peacock menjadi alternatif bandar untuk memasok narkoba ke Indonesia.“Rantai pasok narkotika ke Indonesia melibatkan jaringan internasional utama seperti Golden Triangle, Golden Crescent, dan Golden Peacock. Badan Narkotika Nasional (BNN) secara aktif membongkar sindikat-sindikat ini, yang memanfaatkan berbagai modus operandi dan jalur penyelundupan, terutama melalui jalur laut,” jelasnyaSekilas Konflik Kartel di MeksikoMengutip Reuters, tewasnya El Mencho salah satu bos kartel paling kejam dan dicari di Meksiko memicu kerusuhan hebat di berbagai negara bagian. Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menyebut 30 anggota kartel tewas dan 70 orang ditangkap. Sementara itu, pihak berwenang melaporkan 25 anggota Garda Nasional turut gugur dalam aksi balasan tersebut.Serangan di Jalisco tersebut dilaporkan didalangi oleh tangan kanan Oseguera, yakni "El Tuli", yang juga tewas dalam bentrokan."Sudah ada pengawasan khusus terhadap beberapa pemimpin organisasi kriminal ini," tegas pihak Kementerian Pertahanan Meksiko.