Ilustrasi Sekolah Garuda. Foto: Dok. ChatGPTRencana peluncuran Sekolah Unggul Garuda—sebuah institusi yang disponsori negara khusus untuk anak-anak Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CI+BI)—telah memicu perdebatan sengit di ruang publik.Bagi banyak pendidik—terutama guru honorer dan mereka yang mengabdi di sekolah reguler—fasilitas mewah dan standar gaji premium yang ditawarkan kepada tenaga pengajarnya terasa mengusik rasa keadilan.Kebijakan ini dinilai menciptakan kasta elite baru dalam profesi keguruan, memperlebar ketimpangan kesejahteraan, dan memicu kecemburuan sosial yang tak terhindarkan.Namun, kemarahan publik saat ini rasanya perlu diluruskan sedikit. Alih-alih sekadar mengkritik keistimewaan yang diberikan pada Sekolah Garuda, kita semestinya menggunakan momentum ini untuk membingkai ulang tuntutan keadilan dan pemerataan pendidikan.