Rumah PM Australia Diancam Bom, Albanese Sempat Dievakuasi

Wait 5 sec.

Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese. Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat PresidenAncaman bom membuat Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dievakuasi dari kediamannya di Canberra, Rabu (25/2).Berdasarkan keterangan otoritas setempat, Albanese sempat dievakuasi selama beberapa jam. Ia kembali ke rumahnya setelah tidak ditemukan barang mencurigakan.Lewat keterangan resminya, kepolisian di Canberra memastikan sudah tidak ada lagi bahaya atau risiko lanjutan.Ancaman bom ini merupakan rangkaian dari sejumlah email yang dikirim ke perwakilan kelompok tari asal China, Shen Yun. Kelompok tari itu dilarang beroperasi di China.Meski dilarang di China, kelompok tersebut tetap menggelar pertunjukan di Australia pada Februari ini.Lewat berbagai email yang dikirim ke penyelenggara, terdapat ancaman bahwa bom ditanam di rumah Albanese. Semua email ditulis dalam bahasa Mandarin.Bom itu disebut akan meledak di rumah Albanese bila kelompok tari tersebut masih tampil di Australia.“Jika Anda bersikeras untuk melanjutkan pertunjukan, maka kediaman perdana menteri akan hancur berlumuran darah," bunyi salah satu email tersebut yang dilihat oleh Reuters.Merespons ancaman terhadap dirinya, Albanese menegaskan tidak akan menganggap remeh hal itu."Saya pikir ini hanya pengingat untuk memanfaatkan setiap kesempatan guna memberi tahu orang-orang agar mengurangi ketegangan demi kebaikan bersama," kata Albanese dalam sebuah acara di Melbourne."Kita tidak bisa menganggap remeh hal-hal ini,” tegasnya.