Hasil Xiaomi 17 Series di sentra kerajinan payung Juwiring di Klaten. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanXiaomi 17 Series dirilis secara global di Barcelona, Spanyol, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Lini terbaru flasghip ini terdiri dari Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra. Xiaomi kembali menjalin kerja samanya dengan Leica untuk menghadirkan pengalaman fotografi kelas profesional di smartphone.kumparan berkesempatan menguji salah satunya di dalam negeri, dengan memakai Xiaomi 17. Dalam kesempatan ini, kami diajak menjajal kualitas lensa Leica di Xiaomi 17 dengan memotret di beberapa lokasi di Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah. Smartphone ini dapat menangkap gambar secara detail, sekalipun di tempat yang kekurangan cahaya. Tone warnanya natural khas Leica. Pring Ledok Tinjon di Dusun Tinjon, Kelurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, Sleman, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi.Ledok Tinjon dikenal sebagai tujuan wisata, salah satunya keberadaan studio foto alam berupa rumpun bambu. Lokasi ini menyajikan panorama alami kebun bambu eksotis khas pedesaan yang menjadikan objek wisata unik, khususnya kegiatan fotografi.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanKemudian mengunjungi sentra kerajinan payung Juwiring di Klaten. Payung Juwiring dikenal dengan warna-warni yang cerah, motif bungan dan ornamen-ornamen khas Jawa.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanMelihat pentas seni Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya di Sleman, menjadi lokasi selanjutnya. Di sini, memotret persiapan dan melihat pentas dari para pemain ketoprak, menjadi agenda utamanya.Ketoprak tobong biasanya mengadopsi cerita atau sejarah lokal, tetapi tidak jarang dipadukan dengan perkembangan terkini.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanLokasi selanjutnya untuk menguji kamera Leica di Xiaomi 17 adalah memotret sentra industri kain batik dan kain pantai di Desa Krajan, Mojolaban, Sukoharjo.Di tepian sungai, kain-kain dengan beragam motif warna-warni berjejer rapi membentuk pola yang indah di bawah terik matahari. Ada juga warga yang sedang melukis kain.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanSelanjutnya melihat pembuatan gong dan potret pengrajin di sentra industri gamelan di Desa Wirun, Mojolaban, Sukoharjo.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanPerjalanan ditutup dengan mengunjungi Keraton Surakarta. Kami melihat potret Bregada atau prajurit Keraton Solo. Mereka tampil dengan seragam beraneka warna sesuai dengan kesatuan masing-masing, seperti merah, hijau, biru, dan hitam, dengan bawahan kain batik.Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparanFoto: Dicky Adam Sidiq/kumparan