Kreator TikTok Erwin Setiawan dan Cempaka Asriani saat acara #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanTak hanya meningkatkan kualitas ibadah, Ramadan juga menjadi momen untuk memperbaiki gaya hidup. Mulai dari pola makan hingga kebiasaan konsumsi sehari-hari.Untuk mencari referensi seputar hal tersebut, banyak orang memanfaatkan media sosial, termasuk TikTok yang menghadirkan beragam kreator dengan konten edukatif dan inspiratif.Salah satunya adalah Cempaka Asriani (@itscariani), kreator yang kerap membagikan konten seputar mindful consumption di sektor fashion dan gaya hidup.Cempaka bercerita, awal mula dirinya membuat konten berangkat dari pengalaman pribadi saat merapikan pakaian. Ia menyadari tak memiliki cukup ruang penyimpanan karena terlalu banyak membeli baju.Dari situ, ia mulai menyoroti kebiasaan konsumtif, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran, ketika banyak orang terdorong membeli pakaian baru. Melalui kontennya, Cempaka mengingatkan bahwa baju lama tetap bisa dimanfaatkan dan dimodifikasi agar terlihat baru.“Jadi bulan Ramadan konten saya mengingatkan hal itu, kalau beli ya beli seperti apa biar bertahan lebih lama dan bagaimana kita bisa memanfaatkan baju-baju yang ada tapi bisa terlihat baru,” ujar Cempaka dalam acara #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2).Kreator TikTok Cempaka Asriani saat acara #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanLewat konten tersebut, ia berharap audiens dapat lebih bijak sebelum membeli dan menerapkan mindful consumption dengan memilih produk berdasarkan fungsi, bukan sekadar tren.Selain Cempaka, kreator lain seperti Erwin Setiawan (@anakpanganindonesia) juga aktif membagikan edukasi seputar makanan dan nutrisi. Lulusan Teknologi Pangan yang kini bekerja sebagai Quality Assurance Specialist itu mulai membuat konten pada 2023.Erwin mengungkapkan, motivasinya muncul dari pengalaman pribadi ketika salah satu anggota keluarganya meninggal dunia akibat pola makan yang kurang baik. Sejak itu, ia terdorong untuk menyederhanakan informasi gizi agar mudah dipahami masyarakat.“Pertama kali ngasih tahu konten tentang breakdown nilai gizi karena berawal dari histori keluarga sendiri. Saya mencoba membahasakan bahasa kimia menjadi bahasa sederhana dan mudah dipahami sama masyarakat yang ada di TikTok,” jelas Erwin.Selama Ramadan, ia juga rutin membagikan edukasi mengenai pola makan yang tepat saat sahur dan berbuka. Salah satunya membahas keamanan konsumsi makanan instan yang kerap menjadi pilihan praktis.“Kalau kita ngomongin Ramadan, banyak banget yang beli makanan instan, itu harus kita kurasi mana yang komposisinya paling bagus. Contohnya sarden, boleh-boleh aja tapi seminggu tiga kali karena kandungan natriumnya tinggi,” tutur Erwin.Kreator TikTok Erwin Setiawan saat acara #SerunyadiTikTok: Kiat Jalani Bulan Ramadan dengan Lebih Sehat dan Seimbang bersama kreator TikTok di Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparanKonten yang mereka hadirkan umumnya berangkat dari situasi sehari-hari dan mengajak publik lebih kritis dalam mengambil keputusan, termasuk dalam urusan konsumsi dan pola hidup.Cempaka menilai TikTok menjadi ruang diskusi yang terbuka antara kreator dan audiens.“TikTok itu autentik. Banyak orang yang menghargai dan merasa terbantu dengan apa yang kita sampaikan,” katanya.Hal serupa pun diungkapkan Erwin yang merasa audiens TikTok membantunya untuk berdiskusi banyak hal.“Aku senang banget ngonten di TikTok karena audiensnya sangat open minded dan jujur, diskusinya jadi jalan banget,” pungkasnya.Konten seputar Ramadan dapat diakses melalui fitur pencarian dengan kata kunci 'Ramadan' atau lewat tagar #RamadanDiTikTok di TikTok.