Saudia Airlines. Foto: Bradley Caslin/ShutterstockMaskapai Saudia Airlines mengkonfirmasi bahwa pihaknya menangguhkan sejumlah penerbangan imbas dari adanya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Ketegangan ini imbas dari serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran yang dibalas oleh Teheran ke sejumlah negara yang ada markas militer AS-nya."Saudia mengkonfirmasi bahwa, sehubungan dengan situasi yang berkembang di kawasan dan penutupan wilayah udara, beberapa penerbangan telah ditangguhkan atau dibatalkan sesuai dengan standar keselamatan dan keamanan penerbangan," demikian keterangan resmi dari pihak Saudia, Sabtu (28/2).Mereka menyatakan, pusat koordinasi darurat terus memantau perkembangan bersama otoritas terkait."Para penumpang akan diberi tahu mengenai setiap pembaruan melalui kontak yang tertera pada pemesanan mereka dan disarankan untuk memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara. Informasi lebih lanjut akan dibagikan segera setelah tersedia," lanjutnya.Penumpukan PenumpangBukan hanya Saudia, sejumlah penerbangan dengan maskapai lain juga dihentikan. Imbasnya, terjadi penumpukan penumpang. Di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi, Selasa (28/2) pukul 17.25 waktu setempat, salah satunya. Di Gate A43D terjadi penumpukan penumpang pesawat. Banyak di antaranya yang sampai duduk di lantai.Di papan informasi penerbangan, banyak penerbangan dengan status "Cancelled" atau ditunda, yakni penerbangan ke Dubai, Abu Dhabi, Kuwait, Bahrain, Doha.Selain itu, salah satu calon jemaah umrah pun sempat bercerita pesawatnya di-cancel padahal sudah transit di Singapura. "Mohon doanya setengah jam yang lalu Israel menyerang Iran, ini aku masih di Bandara Singapura keberangkatan di-cancel," demikian kata jemaah tersebut Sabtu (28/2).Dalam video yang dibagikannya, terlihat sejumlah calon penumpang hanya bisa terduduk di lantai bandara menunggu kepastian penerbangan. Di layar informasi maskapai, terlihat penerbangan menuju Jeddah di-cancel."Semuanya pada nunggu di sini," kata jemaah tersebut.