Kawasan The Palm Dubai Terimbas Serangan Iran, 4 Orang Terluka

Wait 5 sec.

Sistem pertahanan udara Israel mencegat proyektil yang diluncurkan dari Iran, menyusul serangan Israel dan AS, terlihat dari Ashkelon (28/2/2026). Foto: Amir Cohen/REUTERSSebuah ledakan terjadi di kawasan mewah The Palm, Dubai, Sabtu (28/2) waktu setempat saat Iran melancarkan serangan balasan ke seluruh wilayah Teluk. Kantor berita CNA melaporkan akibat ledakan tersebut setidaknya ada empat orang terluka.Serangan ini merupakan serangan balasan usai Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke pusat pemerintahan Iran. Serangan balasan ini menargetkan seluruh wilayah Teluk, kecuali Oman yang merupakan mediator antara AS dan Iran."Pertahanan Sipil Dubai telah mengonfirmasi bahwa kebakaran yang terjadi (akibat ledakan tersebut) telah terkendali. Empat orang yang mengalami luka sudah dipindahkan ke fasilitas medis," tulis kantor media Dubai dalam keterangannya, Minggu (1/3).Insiden yang menargetkan landmark Dubai itu mengejutkan penduduk sekitar, dan diikuti oleh sejumlah ledakan yang terdengar jelas. Apalagi wilayah tersebut sejak lama dianggap sebagai pusat kemewahan dan kehidupan glamor penduduk Uni Emirat Arab yang 90% merupakan warga negara asing.Asap dari Pangkalan ASSejumlah rudal yang melintasi langit sekitar Teluk dicegat. Namun asap terlihat mengepul dari pangkalan AS di UEA dan Bahrain yang merupakan markas Angkatan Laut Amerika.Puing-puing rudal yang berjatuhan itu dikabarkan menewaskan seorang warga Pakistan yang tengah berada di Abu Dhabi, ibu kota UEA. Puluhan ledakan keras mengguncang jendela-jendela di kota-kota Teluk sepanjang hari."Suara ledakan pertama membuat saya takut," kata seorang pensiunan berusia 50 tahun yang tinggal di dekat pangkalan militer AS di ibu kota Bahrain, Manama, dilansir France24.Konflik semacam ini sebenarnya adalah hal yang tidak biasa di kawasan Teluk, yang selama ini memiliki reputasi sebagai wilayah stabil dan pusat komersial serta diplomatik Timur Tengah.Menteri Pertahanan Italia Terjebak di DubaiMenteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto berbicara dalam sebuah konferensi pers di Villa Madama di pusat kota Roma, pada tanggal 9 Februari 2023. Foto: Andreas Solaro/AFPAkibat memanasnya konflik AS-Israel vs Iran sejumlah maskapai penerbangan Eropa membatalkan layanan mereka ke Timur Tengah. Dilansir dari Anadolu Agency, akibat hal ini, Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, terjebak di Dubai pada Sabtu (28/2) bersama keluarganya.Crosetto sebelumnya baru saja menempuh perjalanan dari Roma pada Minggu pekan lalu dengan menggunakan sipil. Ia terbang ke Dubai untuk menghabiskan waktu dengan keluarganya sebelum berencana kembali ke Italia pada Sabtu ini.Namun karena lalu lintas udara di wilayah tersebut dihentikan akibat faktor keamanan, Crosetto dan keluarganya batal pulang dan kini terjebak di Dubai. Saat ini otoritas Italia tengah memantau situasi sambil menunggu penerbangan dibuka kembali ke Italia.