Eksis 55 Tahun, Produksi Motor Honda 100 Juta Unit di Indonesia

Wait 5 sec.

Pengunjung menjajal Honda ADV 150 Foto: dok. Bangkit Jaya Putra/kumparanExecutive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya mengatakan pada tahun ini, perusahaan akan mengukir sejarah baru lewat capaian produksi 100 juta unit bertepatan dengan peringatan 55 tahun kehadiran pabrikan di Indonesia sejak 1971."AHM selama 55 tahun ini Alhamdulillah diberkahi untuk mencapai dan memberikan mobilitas buat konsumen hingga 100 juta unit motor selama 55 tahun. Kemudian dalam masa 15 tahun terakhir, investasi yang kami lakukan sudah mencapai triliunan rupiah untuk mengembangkan sepeda motor di Indonesia," kata Thomas di Jakarta, Rabu (25/2).PT Astra Honda Motor (AHM) luncurkan All New Honda BeAT di Bekasi, Jawa Barat, Senin (3/6/2024). Foto: Sena Pratama/kumparanSelain investasi, pencapaian produksi 100 juta unit juga didukung oleh kuatnya ekosistem industri. AHM tercatat bekerja sama dengan lebih dari 220 perusahaan tier 1, serta sekitar 1.000 perusahaan tier 2 dan tier 3, ditambah jaringan dealer, lembaga pembiayaan, hingga sektor logistik."Dari sisi internal, di AHM kami punya tim sekitar 25 ribu orang termasuk keluarganya ditambah total ekosistem 600 sampai 700 ribu orang. Secara normal lebih dari 2,5 juta, hampir 3 juta orang yang terlibat di industri roda dua yang terkait dengan kami di AHM," kata Thomas.Ia menambahkan, capaian tersebut tidak lepas dari peran sepeda motor sebagai sarana utama mobilitas dan produktivitas masyarakat Indonesia. Selama puluhan tahun, kendaraan roda dua menurut Thomas telah menjadi penopang aktivitas ekonomi, terutama di daerah yang belum terjangkau transportasi publik secara optimal."Jadi kontribusi dalam capaian 100 juta unit ini bukan ingin membesarkan diri, justru ingin mengucapkan terima kasih kepada konsumen kami. Kami bisa menemani 100 juta konsumen, bisa menemani stakeholder, bahkan yang terlibat dalam ekosistem industri AHM. Ini adalah bentuk sumbangsih kami," ujarnya.Test ride new Honda PCX 160 RoadSync di Bali. Foto: dok. AHMSelain pasar domestik, AHM juga mencatat kinerja ekspor yang terus berkembang. Sepanjang tahun lalu, perusahaan mengekspor 232 ribu unit CBU dan hampir satu juta set CKD, dengan akumulasi ekspor dalam beberapa tahun terakhir mendekati 2,5 juta unit.Hal tersebut menunjukkan bahwa sepeda motor produksi Indonesia tidak hanya diterima di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar global. “Kami ingin AHM semakin bermanfaat, tumbuh berkelanjutan, dan terus menggerakkan ekonomi,” tutup Thomas.