Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa pelatihan tahap awal ini akan dilakukan di kapal, termasuk saat pelayaran dari Italia ke Indonesia, Jumat (27/2/2026).Setelah diserahkan melalui skema government to government, kapal buatan Fincantieri tersebut akan menjadi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) yang siap mendukung operasi militer untuk perang maupun operasi militer selain perang. Kemhan menyatakan bahwa anggaran yang telah disiapkan akan dialokasikan untuk retrofit kapal guna penyesuaian dengan kebutuhan operasi TNI dan TNI AL.Saat ini, jadwal kedatangan Giuseppe Garibaldi masih dalam pembahasan, sementara TNI AL telah menyiapkan dermaga untuk kapal induk tersebut. Proses pembinaan awak menjadi bagian penting sebelum kapal resmi beroperasi di bawah TNI AL.