Catat Rekor Baru, Ekspor Toyota Dekati 300 Ribu Unit di 2025

Wait 5 sec.

Aktivitas ekspor kendaraan buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN/Toyota Indonesia). Foto: TMMINAwal 2026, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melampirkan performa ekspor kendaraan sepanjang 2025. Total kendaraan yang dikirimkan ke luar negeri nyaris mencapai 300 ribu unit atau tepatnya 298.457 unit.Lewat keterangan resmi yang diterima kumparan, hasil itu dikatakan meningkat sebesar 8 persen dibanding kinerja ekspor pada periode serupa 2024 yang catatkan 276.089 unit, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).Ini mengukuhkan capaian Toyota Indonesia yang konsisten berkontribusi sekitar 60 persen dari total pengiriman kendaraan dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) sejak tahun 2020 hingga 2025.Pertumbuhan ekspor ini juga sejalan dengan kinerja ekspor industri otomotif nasional yang terus mencatatkan tren positif selama lima tahun terakhir, dengan total ekspor kendaraan nasional pada tahun 2025 mencapai 518.212 unit.Aktivitas ekspor kendaraan buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN/Toyota Indonesia). Foto: TMMINSecara kumulatif, sejak tahun 1987 hingga akhir tahun 2025, Toyota Indonesia telah mengekspor 3.151.794 unit kendaraan karya anak bangsa ke lebih dari 100 negara di kawasan Asia, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan Oseania.Presiden Direktur PT MMIN, Nandi Julyanto meyakini peningkatan ekspor produk otomotif sepanjang tahun 2025 dari kendaraan ICE maupun elektrifikasi, dapat memperkuat fondasi industri otomotif Indonesia serta menambah kontribusi bagi neraca dagang nasional. “Prestasi ekspor Toyota Indonesia yang hampir menyentuh angka 300 ribu unit ini, dapat kami capai berkat dukungan pemerintah Indonesia, masyarakat, stakeholder, serta peran rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat dari hulu dan hilir," ucapnya dikutip, Jumat (27/2).Produk CBU yang diekspor Toyota Indonesia masih berupa ICE (Internal Combustion Engine) dan elektrifikasi berupa hibrida (Hybrid Electric Vehicle/HEV). Model yang paling sering dikapalkan ada Kijang Innova Zenix ICE dan HEV, Veloz, Fortuner, Yaris Cross HEV dan ICE.Aktivitas ekspor kendaraan buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN/Toyota Indonesia). Foto: TMMINAntusiasme konsumen pasar global akan kendaraan elektrifikasi buatan SDM Indonesia di tahun 2025 mencapai 22.868 unit atau naik hingga 23 persen dibandingkan dengan pencapaian di periode yang sama di tahun 2024 sebesar 18.553 unit.Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam menambahkan pencapaian tersebut tidak dapat diraih melalui proses singkat, tetapi membutuhkan kerja keras dan dedikasi panjang. Kinerja ekspor ini melengkapi performa industri otomotif nasional."Perjalanan membangun industri otomotif nasional dimulai dari aktivitas impor di tahun 1970-an, kemudian melakukan produksi dalam skala besar mulai dari mesin, komponen, alat bantu produksi, dan kendaraan utuh," timpal Bob dalam keterangan resmi.Seiring peningkatan tingkat kandungan lokal yang telah mencapai 80 persen, Toyota turut mendukung penguatan industri otomotif nasional melalui produksi dan ekspor kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), serta sejumlah model elektrifikasi seperti Kijang Innova Zenix HEV dan Yaris Cross HEV.Kinerja ekspor Toyota Indonesia untuk semua brand Januari-Desember 2025ICESUV: Fortuner, Rush, Raize, Yaris Cross (139.552 unit)MPV: Kijang Innova Zenix, Avanza, Veloz (81.905 unit)Hatchback: Agya (33.675 unit)Komersial: Town/Lite Ace (20.457 unit).HEVInnova Zenix HEV (13.343 unit)Yaris Cross HEV (9.525 unit).