Deputy Managing Director Sales and Marketing 4W Suzuki Indomobil Sales (SIS), Dony Ismi Himawan Saputra. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanHiruk pikuk mobil listrik asal China yang masih menyerbu pasar Indonesia, satu sisi pemain Jepang ternyata mulai ikut meramaikan dengan pilihan baru. Tentu saja menawarkan hal yang berbeda, utamanya soal harga.Tahun ini, Indonesia kedatangan satu lagi produk battery electric vehicle (BEV) anyar asal Negeri Matahari Terbit yaitu Suzuki e Vitara. Debut di IIMS 2026, kembaran Toyota Urban Cruiser itu dijual Rp 700 jutaan. Berikut daftar lengkapnya.Suzuki e VitaraMobil listrik Suzuki e Vitara. Foto: Jamal Ramadhan/kumparanSuzuki menawarkan e Vitara lewat dua pilihan harga dan berdasarkan skema warna bodi yakni Rp 755.000.000 untuk varian single-tone dan Rp 758.000.000 untuk opsi two-tone. Pilihan warnanya Land Breeze Green Pearl Mettalic, Bluish Black Pearl, dan Artic White Pearl.Dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh dengan dukungan fast charging isi daya 15-80 persen dalam waktu 50 menit dan motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm yang disalurkan ke roda depan.Suzuki turut menyertakan berbagai fitur keselamatan sebagai standar, seperti Suzuki Safety Support, 7-airbags, hingga sistem bantuan berkendara seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Monitor, dan 360 View Camera.Toyota Urban CruiserToyota Urban Cruiser di GJAW 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparanNah sekarang versi kembarannya yang justru meluncur lebih dahulu di Indonesia yaitu Toyota Urban Cruiser BEV. Pertama kali muncul di hadapan publik Tanah Air, SUV listrik kompak ini dibanderol Rp 759 juta alias Rp 1 juta lebih mahal dibanding saudaranya e Vitara.Dimensinya serupa yakni dengan panjang 4.285 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.635 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Secara umum ukuran ini tidak lebih besar dibanding Yaris Cross, tetapi sudah pasti di atas Raize.Perbedaan di antara keduanya ada pada bagian eksterior depan dan buritan. Pakai bahasa desain Hammerhead Design, lampu depan LED menyipit dan terhubung ke panel hitam glossy yang menghubungkan headlamp kanan dan kiri, disertai aksen hitam di tepian atasnya.Dapur penggerak Urban Cruiser mengandalkan energi listrik yang tersimpan di baterai berkapasitas 61,1 kWh dengan daya tempuh mencapai 426,7 kilometer. Mengandalkan motor penggerak berkekuatan 171,6 dk dan torsi 192,5 Nm ke dua roda depannya.Toyota bZ4X CKDNew Toyota bZ4x di GIIAS 2025. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparanSatu model yang baru mendapat penyegaran tampang dan fitur, plus statusnya kini sudah rakitan lokal atau completely knocked down (CKD). Toyota bZ4X adopsi bahasa desain Hammerhead yang lebih futuristik dan modern.Masuk ke Interior, dashboard didesain ulang dengan rona modern dan artistik. Meski begitu, panel instrumen yang berlokasi jauh di depan pengemudi masih dipertahankan. Kabin baru ini juga diimbuhi ambient light di sejumlah titik.Bicara performa, dapur pacu bZ4X mengandalkan baterai berkapasitas 73,11 kWh dengan daya tempuh mencapai 525 kilometer. Energi listrik dari baterai itu dialirkan ke motor penggerak berkekuatan 165 kW (221,1 dk) dan torsi 268,6 Nm.Fiturnya ada 8-airbags meliputi pengemudi, penumpang depan, lutut pengemudi (knee airbag), curtain side, sisi depan kanan dan kiri, serta front center airbag. Vehicle Stability Control (VSC) dan Electronic Parking Brake (EPB) dengan Auto Hold.Menyoal banderol, Toyota bZ4X anyar dipasarkan dalam satu varian seharga Rp 799 juta on the road (OTR) Jakarta. Pilihan kelir terbilang tidak banyak, hanya tersedia Attitude Black Mica dan Platinum White Pearl.Lexus RZ 500e LuxuryMobil listrik Lexus RZ. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanSalah satu model BEV sepuh dalam lima tahun terakhir, Lexus RZ 500e Luxury diperkenalkan di dalam negeri pada medio 2023 lalu. Ia menjadi satu-satunya kendaraan setrum yang masuk segmen premium dalam daftar ini.Banderolnya Rp 2,2 miliar OTR Jakarta kala diluncurkan pertama kali. Model ini dibangun dengan platform e-TNGA, yang serupa Toyota bZ4X. Makanya secara tampilan ada kemiripan, namun ada beberapa hal fundamental yang membuat keduanya berbeda.Mulai dari dapur pacunya yang mengemas baterai lithium ion 71,4 kWh dan menjanjikan daya tempuh 400 kilometer sekali isi daya. Selain itu, sistem penggeraknya all wheel drive atau Direct4 menggunakan dua motor listrik.Mitsubishi L100 EVMitsubishi L100 EV tampil di pameran kendaraan komersil GIICOMVEC 2024. Foto: MMKSISegmen komersial atau kendaraan niaga merek Jepang di Indonesia diwakilkan Mitsubishi L100 EV. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengatakan, satu-satunya model BEV mereka itu hingga kini masih dijual resmi dengan harga Rp 323,3 juta.Menyoal spesifikasi, kei car niaga ini memiliki dimensi panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dengan tinggi 1.915 mm. Adapun berat keseluruhannya 1.110 kilogram alias 1,1 ton. Ukurannya mungil dan bagian depannya muat dua penumpang termasuk pengemudi.Daya angkut kabin tertutupnya bisa mencapai 330 kilogram, di bawahnya terdapat baterai lithium-ion 16 kWh. Sekali isi daya listrik penuh sanggup membuatnya menjelajah hingga 150 kilometer lewat motor listrik penggerak bertenaga 40 dk dan torsi 196 Nm.Honda e:N1Tampilan mobil Honda e:N1 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (15/2/2025). Foto: Iqbal Firdaus/kumparanAda yang berulang tahun ke-1 pada 2026 ini yakni Honda e:N1. Berbeda dengan merek Jepang lainnya di Indonesia, BEV yang masih satu saudara dengan HR-V itu tidak dipasarkan menggunakan sistem jual putus melainkan skema sewa bulanan pada jangka tertentu.Caranya, berlangganan dengan biaya Rp 22 juta per bulan selama 5 tahun. Ini adalah konsep yang mereka sebut Valueable Ownership Experience yaitu Honda Electrified Experience Package. Jadi untuk konsumen yang ingin memboyong mobil ini tanpa harus memilikinya.Meski terlihat janggal, PT Honda Prospect Motor (HPM) mengeklaim bahwa jumlah peminat terhadap e:N1 mencapai ratusan orang dan unit yang berstatus completely built up atau CBU Jepang itu sudah datang ke Indonesia.Spesifikasinya, Honda e:N1 menggendong baterai lithium-ion berkapasitas 68,8 kWh, yang menjanjikan daya jelajah maksimum hingga 500 kilometer sekali pengisian daya. Hanya butuh 7,7 detik untuk melesatkannya ke 100 km/jam dari posisi diam.Nissan LeafNissan Leaf Foto: dok. NissanIni dia sosok yang paling senior dalam daftar mobil listrik Jepang di dalam negeri. Nissan Leaf pertama kali hadir pada 2021 silam, generasi ke-2 itu hingga saat ini masih terpampang di laman resmi perusahaan dengan banderol Rp 744 juta.Sejak saat itu, tidak banyak ubahan atau penyegaran berarti untuk model yang satu ini. Termasuk dengan spesifikasi teknis yang terbilang inferior dibanding BEV modern keluaran terbaru atau bahkan dengan sesama rivalnya asal Jepang.Misalnya, ia mengemas baterai lithium-ion berkapasitas 40 kWh yang dalam kondisi baterai terisi penuh, mobil ini diklaim mampu menjelajah hingga sejauh 311 kilometer. Angka yang terbilang biasa saja untuk kelasnya saat ini sudah bisa di atas 400 kilometer.Mobil ini dibekali dengan motor listrik AC Synchronous berkode EM57 yang mampu menghasilkan tenaga 110 kW atau setara 148 dk pada putaran mesin 3.283 rpm hingga 9.795 rpm dan torsi 320 Nm pada putaran dinamo dari 0 hingga 3.283 rpm.Model ini masih setia dengan tampilan grille yang usung gaya V-Motion, identitas untuk mobil-mobil Nissan saat ini. Rupa pada bagian tengah selanjutnya dipadukan dengan lampu LED dan DRL yang menampilkan ciri khas fascia dari Nissan Leaf.