Menyapa Seniman Relief Kudus: Karyanya Sabang sampai Merauke Termasuk IKN

Wait 5 sec.

Chamdani seniman relief asal Kudus. Foto: Vega/kumparanSeniman asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Chamdani, membuat relief Indonesia yang diberi nama Relief Nusantara 38 Provinsi. Relief Ibu Kota Nusantara (IKN) juga digarapnya. Relief itu membentang dari Sabang sampai Merauke sepanjang 18 meter.Saat disambangi kumparan, Chamdani tengah menyelesaikan relief buatannya di halaman rumahnya, tepatnya di RT 3 RW 5 Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.Pria berusia 45 tahun itu menyelesaikan Relief Nusantara 38 Provinsi beserta IKN selama lima tahun, terhitung sejak 2020 hingga Januari 2026.Menariknya, relief tersebut digarap tanpa menggunakan lem. Relief itu diukir langsung dari akar dan batang pohon kayu jati yang usianya lebih dari 150 tahun. Bahan kayu jati itu didapatkan dari berbagai daerah seperti Blora, Cepu, dan Bojonegoro.Setiap provinsi yang telah diukir kemudian disambung satu sama lain tanpa menggunakan lem, sehingga relief tersebut membentang sepanjang 18 meter.Relief yang dibuat oleh Chamdani. Foto: Vega/kumparanRelief tersebut memiliki panjang 18 meter, lebar 150 sentimeter, dan tinggi tiga meter. Setiap bagiannya menggambarkan keanekaragaman masing-masing provinsi.“Tiap-tiap provinsi saya tampilkan di reliefnya soal pakaian adat, ikon daerah, fauna, dan flora khas daerah di provinsi tersebut,” katanya saat ditemui di lokasi, Rabu (18/2).Ia mencontohkan, pada relief terdapat rumah khas warga Aceh, tari piring, tradisi lompat batu, dan lainnya.“Saya riset dahulu dari internet terkait tarian, fauna, dan floranya. Kemudian saya ukir langsung di batang pohonnya,” sambungnya.Ia menuturkan, motivasinya membuat relief tersebut karena ingin menciptakan karya yang berbeda. Ia berkeinginan agar relief buatannya menjadi legenda. Kini, Relief Nusantara buatannya telah selesai dikerjakan 100 persen.“Proses pembuatannya dari kayu jati. Kemudian kayunya dicuci terlebih dahulu. Lalu, saya mendesain menggunakan pensil. Setelah itu, mulai mengukir relief,” terangnya.Chamdani seniman relief asal Kudus. Foto: Vega/kumparanIa menambahkan, proses pembuatan relief itu melibatkan tujuh orang pekerja. Ia dibantu enam karyawannya yang bekerja dari pukul 07.30 WIB hingga 16.30 WIB.“Soal kendalanya lebih ke tekstur batang kayu yang permukaannya tidak lurus,” ujarnya.Sejauh ini, beberapa pengunjung sudah menanyakan harga karya relief buatannya. Namun, belum ada harga yang pas. Ia mematok karyanya itu sebesar Rp 20 miliar.Berbicara soal relief IKN yang juga dimasukkan dalam relief Sabang sampai Merauke tersebut, ia mengaku tertantang untuk membuatnya. Setelah melihat desain IKN, ia mulai menggarap relief tersebut pada 2024.“Setelah muncul desainnya, saya langsung menggarap reliefnya. Proses pembuatan relief IKN saja sekitar tujuh bulan,” ujarnya.Relief IKN tersebut memiliki panjang 40 sentimeter, lebar 40 sentimeter, dan tinggi 35 sentimeter. Ia menuturkan tidak akan menjual relief IKN secara terpisah.“Relief IKN tidak saya jual terpisah karena itu bagian dari Relief Nusantara 38 Provinsi. Kalau mau beli ya beli satu set keseluruhan,” imbuhnya.Chamdani telah memiliki berbagai karya relief, yakni Relief Nusantara 38 Provinsi, Relief Majapahit, Relief Pembangunan Tembok Cina, Relief Singgasana Kaisar, Relief Pohon Golkar dari akar bambu, dan Relief Enam Agama Indonesia.