Foto: Anggota DPR AS Bentangkan Spanduk 'Black People Aren't Apes!' ke Trump

Wait 5 sec.

Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Al Green, menegur Presiden Donald Trump saat pidato kenegaraan di Kongres, Washington DC, Selasa (24/2), terkait video yang diunggah di akun media sosial Trump awal bulan ini. Video tersebut menuai kecaman karena menggambarkan mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, sebagai kera. Foto: Kenny Holston/The New York Times/HO via ReutersSaat Trump memasuki ruang sidang DPR, Green yang berasal dari Texas berdiri sambil membentangkan papan bertuliskan, “Orang kulit hitam bukanlah kera.” Foto: Evelyn Hockstein/REUTERSGedung Putih kemudian menghapus video tersebut, sementara Trump menyatakan unggahan itu dibuat oleh salah satu stafnya. Foto: Evelyn Hockstein/REUTERSDalam wawancara dengan Reuters di Gedung Capitol setelah dirinya dikeluarkan dari ruang sidang, Green menegaskan bahwa tindakannya merupakan bentuk protes terhadap konten yang ia nilai rasis dan tidak dapat diterima. “Menggambarkan Presiden Obama dan Ibu Negara Michelle Obama sebagai bagian dari keluarga primata bukan hanya tidak pantas, tetapi juga sesuatu yang tercela dan tidak bisa ditoleransi,” ujarnya. Foto: Kylie Cooper/REUTERS Green, yang telah menjabat sebagai anggota DPR sejak 2005, mengaku sengaja mengambil posisi di lorong yang akan dilalui Trump menuju podium agar pesannya terlihat langsung oleh presiden. Foto: Nathan Howard/REUTERSIni merupakan tahun kedua berturut-turut ia dikeluarkan dari pidato Trump di Kongres, setelah sebelumnya meneriakkan protes pada kesempatan serupa tahun lalu. Foto: Evelyn Hockstein/REUTERSMenurut Green, respons Trump yang cepat memalingkan wajah menunjukkan momen yang ia sebut sebagai “kerentanan”. Saat ditanya mengenai kemungkinan sanksi dari DPR yang dikuasai Partai Republik, Green mengatakan belum mengetahui konsekuensi yang akan dihadapinya, namun menilai risiko tersebut tidak sebanding dengan pesan yang ingin ia sampaikan. Foto: Kylie Cooper/REUTERS Anggota DPR Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Al Green, menegur Presiden Donald Trump jelang pidato kenegaraan di Kongres, Washington DC, Selasa (24/2), terkait video yang diunggah di akun media sosial Trump awal bulan ini. Video tersebut menuai kecaman karena menggambarkan mantan Presiden Barack Obama dan istrinya, Michelle Obama, sebagai kera.Saat Trump memasuki ruang sidang DPR, Green yang berasal dari Texas berdiri sambil membentangkan papan bertuliskan, “Orang kulit hitam bukanlah kera.” Gedung Putih kemudian menghapus video tersebut, sementara Trump menyatakan unggahan itu dibuat oleh salah satu stafnya.Dalam wawancara dengan Reuters di Gedung Capitol setelah dirinya dikeluarkan dari ruang sidang, Green menegaskan bahwa tindakannya merupakan bentuk protes terhadap konten yang ia nilai rasis dan tidak dapat diterima. “Menggambarkan Presiden Obama dan Ibu Negara Michelle Obama sebagai bagian dari keluarga primata bukan hanya tidak pantas, tetapi juga sesuatu yang tercela dan tidak bisa ditoleransi,” ujarnya.Green, yang telah menjabat sebagai anggota DPR sejak 2005, mengaku sengaja mengambil posisi di lorong yang akan dilalui Trump menuju podium agar pesannya terlihat langsung oleh presiden. Ini merupakan tahun kedua berturut-turut ia dikeluarkan dari pidato Trump di Kongres, setelah sebelumnya meneriakkan protes pada kesempatan serupa tahun lalu.Menurut Green, respons Trump yang cepat memalingkan wajah menunjukkan momen yang ia sebut sebagai sensitif untuk direspon oleh Trump. Saat ditanya mengenai kemungkinan sanksi dari DPR yang dikuasai Partai Republik, Green mengatakan belum mengetahui konsekuensi yang akan dihadapinya, namun menilai risiko tersebut tidak sebanding dengan pesan yang ingin ia sampaikan.Pidato kenegaraan di Gedung Capitol AS di Washington DC. Foto: Evelyn Hockstein/REUTERS